You are here
Home > Investasi > Biaya Kuliah Kedokteran Tak Semahal Yang Dibayangkan

Biaya Kuliah Kedokteran Tak Semahal Yang Dibayangkan

biaya kuliah kedokteran

 

Biaya kuliah kedokteran di Indonesia selama ini dikenal sangat mahal dibanding dengan jurusan lainnya, meskipun demikian tidak meyurutkan niat para peminatnya  untuk tetap mendaftar, hal ini bisa dilihat dengan membeludaknya calon pendaftar di tiap tiap fakultas kedokteran di berbagai universitas di Indonesia. Namun biaya kuliah kedokteran yang terkenal mahal itu sudah mulai dapat perhatian dari pemerintah, mulai tahun 2015 pemerintah sudah meberikan berbagai alternatif pilihan biaya kuliah di universitas  kedokteran melalui ketetapan Kementrian Riset, teknologi dan pendidikan tinggi  no 22 th 2015 tentang Biaya kuliah tunggal dan uang kuliah tunggal pada perguruan tinggi negri di lingkungan Kementrian Riset, teknologi dan pendidikan tinggi .Bahkan di salah satu perguruan tinggi negri yang ada di Jawa barat mengratiskan biaya perkuliahan tentunya dengan berbagai syarat dan ketentuan yang sudah mereka tetapkan.

Sesuai ketentuan yang diatur dalam Permenristekdikti No 45 Tahun 2015, jumlah alokasi daya tampung mahasiswa baru program sarjana untuk setiap program studi pada PTN TA 2016 – 2017 sebagai berikut:

  1. SNMPTN minimal 40% (empat puluh persen)
  2. SBMPTN minimal 30% (tiga puluh persen)
  3. Jalur Mandiri maksimal 30% (tiga puluh persen)

Pendaftaran jalur mandiri menjadi pilihan akhir dengan konsekuensi biaya lebih mahal dibanding  SNMPTN dan SBMPTN.Untuk dua jalur ini hanya diwajibkan membayar uang kuliah tunggal saja tanpa ada uang pangkal, uang gedung maupaun pungutan lainya, Uang kuliah tunggal  inilah yang nanti wajib dibayar mahasiwa tiap semesternya dan uang kuliah tunggal  ini ditetapkan berdasarkan kemampuan ekonomi dari mahasiswa tersebut. Sedangkan untuk jalur mandiri selain uang kuliah tunggal  mahasiswa juga dibebankan uang pangkal yang besarnya di tetapkan oleh universitas masing masing. Penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri dilaksanakan sendiri oleh Perguruan Tinggi Negri  yang seleksinya diatur dan ditetapkan oleh masing masing Perguruan tinggi negri. Pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru secara mandiri biasanya dilakukan setelah pengumuman hasul SBMPTN.

biaya kuliah kedokteran

Walaupuan biaya kuliah kedokteran  sudah disesuaikan dengan kemampuan calon mahasiswa bukan berarti hal ini menurunkan kualitas. Kualitas dari universitas tersebut tetap ditentukan dari akreditasi yang diberikan oleh BAN –PT yang bertanggung jawab memberikan akreditasi pada program studi tersebut aspek penilainnya juga banyak meliputi beberapa hal diataranya kualitas lulusan, publikasi dosen dan lain sebagainya.

Menurut data yang dimiliki konsil kedokteran Indonesia , per mei 2016 jumlah dokter yang ada di Indonesia mencapai 110,720 orang artinya satu dokter melayani 2.270 penduduk. Kurang sedikit dari beban ideal yang sudah ditetapkan  pemerintah sebanyak 2.500. sementara  Kementrian Riset, teknologi dan pendidikan tinggi menargetkan menjadi 1 dokter untuk melayani 1.100 penduduk. Nah demi mengejar target inilah biaya pendidikan dokter di Indonesia dibuat semakin terjangakau oleh banyak kalangan. Yang selama ini pendidikan kedokteran memang didentiikan bagi orang kaya.

Leave a Reply

Top