You are here
Home > Info > Cermati Dahulu Isi Polis Asuransi Kesehatan Sebelum Tanda Tangan

Cermati Dahulu Isi Polis Asuransi Kesehatan Sebelum Tanda Tangan

polis asuransi kesehatan

Dalam dunia asuransi dikenal nama polis asurnasi. Polis asuransi tergantung pada produk asuransi mana yang nasabah pilih. Jika asuransi kesehatan, maka polis asuransinya pun disebut polis asuransi kesehatan. Polis ini merupakan dokumen kesepakatan yang isinya dibuat oleh pihak perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung dan nasabah atau pihak tertanggung merupakan pihak yang memiliki pilihan untuk menyetujui atau tidaknya dokumen kesepakatan tersebut. Setiap perusahaan asuransi memiliki isi polis yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sebelum nasabah menandatanganinya, sama halnya seperti saat akan menandatangani sebuah kontrak, nasabah telah membaca dan memahami isinya terlebih dahulu. Sehingga, manfaat asuransi bisa didapatkan tanpa harus merugikan salah satu pihak dari keduanya.

Asuransi memang akan melindungi nasabahnya. Asuransi kesehatan akan melindungi nasabah dari pembiayaan rumah sakit tempatnya berobat atau dirawat ketika kondisi kesehatannya mengharuskannya berobat atau dirawat di sana. Di dalam polis akan dijelaskan sakit yang seperti apa yang akan ditanggung tersebut pembiayannya. Apakah sakit yang tiba-tiba, baru diketahui penyakitnya atau yang sudah lama diidap. Jenis penyakitnya pun hanya beberapa saja, tidak semua penyakit. Begitu juga dengan rumah sakitnya, apakah di seluruh rumah sakit atau hanya yang menjadi rekanan perusahaan tersebut saja. Jika hanya rekanan mereka, maka pastikan rumah sakit tersebut dekat dan mudah dijangkau dari tempat tinggal Anda sebagai nasabahnya.

Penting! Polis Asuransi Kesehatan Merupakan Kontrak

polis asuransi kesehatan

Polis asuransi kesehatan akan menjadi bukti tertulis atas sebuah kontrak atau perjanjian yang telah disepakati oleh pihak tertanggung dan penanggung. Anda, nasabah yang menjadi pihak tertanggung dapat menggunakan polis sebagai jaminan apabila ada kerugian yang dirasakan karena satu dan lain hal yang tidak dilakukan pihak penanggung padahal jelas-jelas ada dalam polis tersebut peraturannya. Perlindungan hak dan kewajiban bagi nasabah dan pihak asuransi merupakan salah satu fungsi polis tersebut. Nasabah bisa menuntut hak mereka kepada pihak perusahaan asuransi apabila kewajibannya telah dilakukan tetapi haknya tidak didapatkan.

Pihak perusahaan asuransi akan menjadikan polis sebagai bukti penerimaan premi dari nasabah. Sehingga bagi nasabah, polis berarti bukti pembayaran premi mereka yang merupakan kewajibannya untuk membayar setiap bulannya.

Masalah premi memang tidak bisa asal Anda terima saja. Nasabah perlu mencermati poin penting yang akan tertera dalam polis tersebut. Jumlahnya berapa, untuk manfaat asuransi yang bagiamana, dan bagaimanan system pembayarannya. Apakah harus langsung datang ke kantor, di transfer, atau melalui kartu kredit. Di dalam poin-poin polis tersebut akan ada juga poin pengecualian. Poin inilah yang membuat nasabah tidak bisa menikmati manfaat asuransi tersebut. Pahami agar tida terjadi salah paham di kemudian hari.

Dari polis asuransi tersebut, seorang nasabah juga harus mengingat nomor polis asuransi mereka. Penting sekali mengingatnya karena saat penggunaan asuransi tersebut, nomor polis akan ditanyakan. Agar tidak lupa, bisa juga menuliskannya pada handphone atau pada catatan di tas/ dompet yang setiap hari dibawa-bawa. Demikian juga dengan berkas dokumennya. Simpan di tempat yang aman, mudah diingat, dan mudah diambil ketika mencarinya.

Pihak jasa penyedia asuransi dari perusahaan asuransi terpercaya, pasti akan menjelaskan dengan detail polis asuransi kesehatan yang mereka telah terbitkan sebelumnya tersebut. Mereka siap memberikan informasi apapun yang akan Anda tanyakan kepadanya agar sebagai calon nasabah, rasa percaya antara Anda dan mereka dibentuk dengan awal yang baik. Membuat Anda merasa nyaman dengan tidak membuat Anda terburu-buru menandatanganinya.

Leave a Reply

Top