You are here
Home > Bisnis > 3 Prinsip Asuransi Mendasar yang Harus Dimiliki Oleh Suatu Perusahaan

3 Prinsip Asuransi Mendasar yang Harus Dimiliki Oleh Suatu Perusahaan

prinsip asuransi

Pada dasarnya semua perusahaan harus mempunyai prinsip dalam dalam intenal perusahaannya dan mempunyai prinsip didalam setiap produk yang mereka tawarkan kepada masyartakat khususnya bagi perusahaan asuransi, kenapa membutuhkan prinsip? Prinsip itu merupakan dasar dari kegiatan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan, karena tanpa adanya prinsip didalam perusahaan, maka perusahaan tersebut tidak dapat konsisten dalam menjalankan bisnisnya dan dalam meningkatkan pelayanan kualitas produk yang mereka tawarkan. Sama halnya dengan manusia, kalau manusia saja membutuhkan prinsip didalam menjalankan kehidupan, agar mereka dapat menambah kualitas pribadi dengan prinsip yang mereka yakini dan dipegang teguh.

Kembali ke pembahasan utama kita yaitu prinsip asuransi, perusahaan-perusahaan asuransi pun harus mempunyai prinsip yang mendasar atas produk asuransi yang mereka tawarkan ke publik, setiap produk asuransi mereka tidak boleh melenceng dari prinsip asuransi. Kalau sampai melenceng, maka perusahaan tersebut dapat dikatakan ingin menguntungkan dirinya sendiri tanpa memberikan benefit yang sesuai kepada para klien dan pada akhirnya dapat merugikan orang banyak.

Setiap orang ingin ikut mengasuransikan diri mereka dan keluarga mereka agar kehidupan meraka menjadi lebih tenang dan nyaman, karena ada suatu proteksi yang diberikan oleh asuransi didalam kehidupan mereka, maka asuransi tersebut harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada para nasabah/klien, agar mereka benar-benar merasakan manfaatnya mengikut sertakan diri ke dalam asuransi. Satu lagi yang terpenting dalam memilih asuransi yaitu kredibilitas dan kemudahan yang di berikan oleh perusahaan harus menjadi pertimbangan anda dalam memilih produk asuransi. Tidak perlu berlama-lama, sebenarnya ada enam prinsip asuransi tetapi saya akan menjelaskan tiga prinsip asuransi yang mendasar dan harus dimiliki oleh perusahaan dalam membuat produk asuransi mereka

prinsip asuransi

  1. Prinsip itikad baik

Yang dimaksud dari prinsip itikad baik ini ialah niatan baik dari pihak penanggung yaitu perusahaan penyedia jasa asuransi dan pihak yang ditanggung yaitu para nasabah/klien. Itikad baik ini selalu dilindungi/dipayungi oleh hukum yang ada yaitu dalam pasal 251 dan pasal 281 KUHD, sedangkan kalau tidak ada unsur itikad baik didalam sebuah produk asuransi maka tidak dilindung oleh hukum. Didalam pasal 281 KUHD menjelaskan tentang melindungi pihak penanggung yaitu perusahaan asuransi dari usaha tertanggung untuk membatalkan pertanggungan dari itikad yang buruk.

  1. Prinsip indemnitas

Yang dimaksud dengan prinsip indemnitas yaitu pihak perusahaan akan mengganti ganti rugi yang diderita oleh klien sebesar kerusakan yang dialami oleh klien dan tidak akan lebih dari harga kerusakan/barang tersebut. Intinya perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi sesuai dengan kerugian yang diderita oleh klien dan tidak melebihi nilai/harga barang yang sesungguhnya. Prinsip ini hanya berlaku pada asuransi kerugian saja dan tidak berlaku di asuransi jiwa.

  1. Prinsip kepentingan

Yang dimaksud prinsip kepentingan yaitu perusahaan asuransi harus menjelaskan produknya dengan jelas dan apa saja yang tercover dalam asuransi tersebut serta apa saja yang dapat menerima ganti rugi didalam asuransi tersebut. Misalnya perusahaan akan mengganti ganti rugu jika rumah klien rusak karena bencana alam seperti kebakaran, gempa bumi, longsor, gunung meletus. Jadi perusahaan harus jelas dalam mamaparkan produknya kepada para klien.

Para perusahaan asuransi yang ternama dan sudah lama berdiri pasti sedikitnya sudah menjalankan tiga prinsip asuransi diatas, bagi anda yang ingin mencoba membuka bisnis perasuransian maka minimal harus menjalankan tiga prinsip asuransi diatas, sekian dari saya dan terima kasih.

Leave a Reply

Top